Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts
Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts

10/03/2016

Contoh Proposal PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah)


A. LATAR BELAKANG
Setiap jenjang pendidikan memiliki ciri khusus yang membedakaanya dengan jenjang lainnya. Adanya ciri khusus pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa kebiasaan belajar yang dikembangkan dijenjang sebelumnya perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara belajar baru yang lebih sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan mental psikologis siswa. Untuk itu perlu adanya upaya menjembatani siswa mengenal berbagai kekhususan dari jenjang pendidikan barunya, baik yang berupa lingkungan fisik, lingkungan social maupun program belajar. Sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif, efisien dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Sejak tahun 2014, kegiatan untuk mengenalkan lingkungan sekolah dikenal dengan istilah Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD). Dalam praktiknya, MOPD nyatanya belum dapat berjalan secara efektif dan efisien. Banyak bentuk kegiatan MOPD yang justeru kontraproduktif dengan tujuannya, yakni mengenalkan siswa dengan lingkungan sekolah baru. Bahkan tidak jarang pula dijumpai praktik-praktik perpeloncoan. Hal inilah yang kemudian menginisiasi pemerintah untuk mengubah konsep MOPD menjadi kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS), yang ditandai dengan lahirnya Permendikbud nomor 18 tahun 2016. 

Siswa baru SMA Negeri 1 Rembang tahun 2016 merupakan calon generasi muda yang akan mengisi dan mengambil peran pada era persaingan global, dan Indonesia emas 2045. Untuk dapat bersaing pada era tersebut, setidaknya ada tiga (3) kompetensi yang harus dimiliki yakni Muda, Beda dan Berkarya. Muda, yakni memiliki semangat generasi muda, yang dicirikan pada sikap pro perubahan dan kemampuan adaptif terhadap lingkungannya dengan tetap berwawasan pada budaya bangsa. Beda, yakni memiliki semangat untuk ‘tampil’ beda yang mencirikan sikap kreatif dan inovatif. Berkarya, yakni memiliki semangat untuk berani mencipta baik pada ranah abstrak maupun konkrit, yang mencirikan budaya saintifik. Pemahaman tentang pentingngya ketiga kompetensi tersebut, haruslah ditanamkan sejak dini kepada generasi saat ini. Sehingga, generasi saat ini kedepannya lebih siap untuk menghadapi era persaingan global dan menuju indonesia 2045. 

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Rembang tahun 2016, mengambil tema yakni “ PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (PLS) SMANSAR 2016, “ MUDA, BEDA, BERKARYA” 

B. DASAR KEGIATAN

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) SMA Negeri 1 Rembang tahun 2016 , didasarkan pada:

1. Permendikbud No 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru
2. Hasil Rapat Pembina OSIS pada hari Jum’at 17 juni 2016

C. TUJUAN

1. Agar Siswa baru mengenal dan menyatu dengan warga sekolah dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar mengajar

D. MANFAAT

1. Membantu siswa mengenal lebih dekat dengan lingkungan pendidikan , sehingga tercipta suasana edukatif yang kondusif

2. Mendorong siswa untuk bersikap proaktif dalam mengenali peran guru, tenaga kependidikan, siswa dan berbagai stake holder pendidikan 

3. Membekali Sisiwa dengan pengetahuan, sikap dan keterampilan guna mengikuti proses kegiatan belajar mengajar secara efektif dan efisien

E. BENTUK DAN NAMA KEGIATAN

Kegiatan ini bernama Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) SMANSAR 2016, “ Muda, Beda, Berkarya”. Bentuk kegiatannya terdiri dari beberapa materi yang sudah mengacu pada Silabus materi Pengenalan Lingkungan Sekolah di Permendikbud no 18 tahun 2016. Adapun susunan acaranya terlampir (Lampiran 1)

F. PELAKSANAAN
Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah ini akan dilaksanakan mulai dari tanggal 18- 20 Juli 2016

G. PESERTA
Peserta kegiatan ini yakni seluruh Siswa siswi baru SMA Negeri 1 Rembang tahun 2016

H. SUSUNAN PANITIA

Susunan panitia untuk kegiatan ini terlampir (Lampiran 2)

I. PENDANAAN

Sumber dan besarnya pendanaan terlampir (Lampiran 3)

J. PENUTUP
Demikian Proposal kegiatan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaiamana mestinya. Terima kasih, SMANSAR JAYA!

Rembang, 20 Juni 2016
Mengetahui,

Kepala Sekolah                                  Ketua Panitia                                            Sekretaris



Purwito,S.Pd                                   M. Aminudin,S.Pd                                    Samrin, S.Pd



Read More

10/01/2016

Contoh Proposal Class Meeting


A. LATAR BELAKANG

SMA Negeri 1 Rembang merupakan lembaga pendidikan yang bervisi yakni terwujudnya prestasi dibidang Iptek dan Imtak dengan berpijak pada budaya bangsa. Implikasinya, setiap program atau kegiatan sekolah baik kurikuler maupun non kurikuler harus sejalan dengan visi tersebut. 

Paska kegiatan Ujian akhir sekolah (UAS), Siswa selanjutnya menerima Raport hasil belajar selama satu semester. Sebelum menerima raport, terdapat selang waktu beberapa hari dari paska berakhirnya UAS. Selang waktu tersebut merupakan peluang untuk mengisinya dengan ragam kegiatan positif. Kegiatan yang mampu mengembangkan dan meningkatkan budaya prestatif baik dalam bidang akademik maupun non akademik. 

Siswa merupakan Generasi muda yang akan menjadi asset berharga dalam pembangunan bangsa kedepan. Agar bisa menjadi generasi yang bisa diandalkan, generasi muda saat ini perlu dipersiapkan secara dini menjadi pribadi yang kompetitif baik dalam ranah pengetahuan, sikap maupun keterampilan. Kesehariannya harus diisi dengan hal-hal positif dan konstruktif, supaya mampu menangkal dampak negative dari arus globalisasi sebagai akibat kemajuan tekhnologi. 

Oleh karena itu perlu adanya media atau wadah untuk mengembangkan bakat dan minat, untuk kemudian berprestasi menjadi juara. Karena, pada dasarnya masa muda adalah masa yang tepat bagi Generasi muda untuk menjadi generasi juara. 

Secara rutin SMA Negeri 1 Rembang mengisi selang waktu paska UAS dengan kegiatan class meeting. Mulai tahun 2015, konsep class meeting diberi nama dengan “SMANSAR CUP”. Kegiatan SMANSAR CUP bertujuan untuk menggali dan mengembangkan bakat Siswa, yang bermuara pada pengembangan dan peningkatan budaya prestatif. 

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka OSIS SMA N 1 Rembang dipandang perlu untuk mengadakan kegiatan SMANSAR CUP Ke 2 yang bertema “ Yang Muda, Yang Juara” 

B. DASAR KEGIATAN

1. Undang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2006 tentang Pembinaan Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan atau Bakat Istimewa
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.
4. Program Kerja Pembina OSIS Bidang Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, Olah Raga Sesuai Minat dan Bakat.
5. Rapat Pengurus dan Pembina OSIS SMA Negeri 1 Rembang pada Tanggal 10 Desember 2015

C. BENTUK DAN NAMA KEGIATAN

Ajang SMANSAR CUP tahun 2015 ini merupakan SMANSAR CUP Ke 2 dengan mengambil tema yakni “ Yang Muda Yang Juara”
Bentuk kegiatan SMANSAR CUP Ke 2 terdiri dari 2 kegiatan yakni jalan sehat dan kejuaran futsal putera dan puteri

D. TUJUAN KEGIATAN

1 Menjaring bakat siswa di bidang non akademik dalam rangka meningkatkan Prestasi sekolah
2 Memupuk jiwa persatuan, kerja sama dan sportifitas diantara peserta didik
3 Meningkatkan minat peserta didik dalam bidang olahraga
4 Melepas ketegangan, kejenuhan dan kepenatan peserta didik pasca ulangan akhir semester

E. PESERTA KEGIATAN
Peserta Kegiatan SMANSAR CUP ke 2 yakni; 
1 Jalan sehat
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika SMA Negeri 1 Rembang
2 Kejuaraan Futsall putera dan futsal puteri
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tiap kelas dan perwakilan guru, yakni terdiri dari 22 tim putera dan 24 tim puteri. Pertandingan menggunakan sistem knock out, dan diambil satu juara yakni juara 1 futsall putera dan puteri 

F. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan SMANSAR CUP ke 2 yakni:

1 Jalan sehat
Hari/ tanggal : Jum’at 11 Desember 2015
Waktu : Pukul 07.00 s/d selesai
Tempat : Rute SMA N 1 Rembang-Jembatan Gantung-SMA N 1 Rembang

2 Kejuaraan Futsall Putera Puteri
Hari/ tanggal : Senin s.d Rabu (14-16 desember 2015)
Waktu : Pukul 07.00- 12.00
Tempat : Lapangan SMA N 1 Rembang

G. PENDANAAN
Rencana anggaran kegiatan terlampir (lampiran 1)

H. KEPANITIAAN
Susunan panitia dan pendamping terlampir (lampiran 2)

I. TARGET

Melalui kegiatan SMANSAR CUP yang Ke 2 ini ,dapat dicapai beberapa target yakni;
1. Terbentuknya 1 tim futsal putera dan puteri SMANSAR hasil seleksi dari kejuaraan di SMANSAR CUP Ke 2 yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang kejuaraan baik futsal maupun sepakbola

2. Partisipasi 100 persen dari setiap kelas

J. PENUTUP
Demikian Proposal kegiatan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih, SMANSAR JAYA!


Rembang, 10 Desember 2015

Ketua OSIS                                                   Ketua Pelaksana                           Sekertaris



Aldiono                                                         Afdol Budiman                               Vidayati



Mengetahui,

Kepala Sekolah                                                                                          Waka. Kesiswaan





Purwito,S.Pd                                                                                              M. Aminudin,S.Pd





Read More

9/30/2016

Contoh Laporan kegiatan Class meeting



A. LATAR BELAKANG

SMA Negeri 1 Rembang merupakan lembaga pendidikan yang bervisi yakni terwujudnya prestasi dibidang Iptek dan Imtak dengan berpijak pada budaya bangsa. Implikasinya, setiap program atau kegiatan sekolah baik kurikuler maupun non kurikuler harus sejalan dengan visi tersebut. 

Paska kegiatan Ujian akhir sekolah (UAS), Siswa selanjutnya menerima Raport hasil belajar selama satu semester. Sebelum menerima raport, terdapat selang waktu beberapa hari dari paska berakhirnya UAS. Selang waktu tersebut merupakan peluang untuk mengisinya dengan ragam kegiatan positif. Kegiatan yang mampu mengembangkan dan meningkatkan budaya prestatif baik dalam bidang akademik maupun non akademik. 

Siswa merupakan Generasi muda yang akan menjadi asset berharga dalam pembangunan bangsa kedepan. Agar bisa menjadi generasi yang bisa diandalkan, generasi muda saat ini perlu dipersiapkan secara dini menjadi pribadi yang kompetitif baik dalam ranah pengetahuan, sikap maupun keterampilan. Kesehariannya harus diisi dengan hal-hal positif dan konstruktif, supaya mampu menangkal dampak negative dari arus globalisasi sebagai akibat kemajuan tekhnologi. 

Oleh karena itu perlu adanya media atau wadah untuk mengembangkan bakat dan minat, untuk kemudian berprestasi menjadi juara. Karena, pada dasarnya masa muda adalah masa yang tepat bagi Generasi muda untuk menjadi generasi juara. 

Secara rutin SMA Negeri 1 Rembang mengisi selang waktu paska UAS dengan kegiatan class meeting. Mulai tahun 2015, konsep class meeting diberi nama dengan “SMANSAR CUP”. Kegiatan SMANSAR CUP bertujuan untuk menggali dan mengembangkan bakat Siswa, yang bermuara pada pengembangan dan peningkatan budaya prestatif. 

Untuk itu, paska kegiatan UAS Semester 1 tahun 2015, OSIS SMA N 1 Rembang telah mengadakan kegiatan SMANSAR CUP yang ke 2 yang bertema “ Yang Muda Yang Juara”. 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas terlaksananya kegiatan tersebut, maka disusunlah laporan kegiatan SMANSAR CUP Ke 2 “Yang Muda Yang Juara” 


B. DASAR KEGIATAN
1. Undang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2006 tentang Pembinaan Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan atau Bakat Istimewa
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.
4. Program Kerja Pembina OSIS Bidang Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, Olah Raga Sesuai Minat dan Bakat.
5. Rapat Pengurus dan Pembina OSIS SMA Negeri 1 Rembang pada Tanggal 10 Desember 2015

C. BENTUK DAN NAMA KEGIATAN
Ajang SMANSAR CUP tahun 2015 ini merupakan SMANSAR CUP Ke 2 dengan mengambil tema yakni “ Yang Muda Yang Juara”
Bentuk kegiatan SMANSAR CUP Ke 2 terdiri dari 2 kegiatan yakni jalan sehat dan kejuaran futsal putera dan puteri


D. TUJUAN KEGIATAN

1 Menjaring bakat siswa di bidang non akademik dalam rangka meningkatkan Prestasi sekolah
2 Memupuk jiwa persatuan, kerja sama dan sportifitas diantara peserta didik
3 Meningkatkan minat peserta didik dalam bidang olahraga
4 Melepas ketegangan, kejenuhan dan kepenatan peserta didik pasca ulangan akhir semester

E. PESERTA KEGIATAN
Peserta Kegiatan SMANSAR CUP ke 2 yakni;

1 Jalan sehat
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika SMA Negeri 1 Rembang

2 Kejuaraan Futsall putera dan futsal puteri
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tiap kelas dan perwakilan guru, yakni terdiri dari 22 tim putera dan 24 tim puteri. Pertandingan menggunakan sistem knock out, dan diambil satu juara yakni juara 1 futsall putera dan puteri 

F. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan SMANSAR CUP ke 2 yakni:
1 Jalan sehat
Hari/ tanggal : Jum’at 11 Desember 2015
Waktu : Pukul 07.00 s/d selesai
Tempat : Rute SMA N 1 Rembang-Jembatan Gantung-SMA N 1 Rembang

2 Kejuaraan Futsall Putera Puteri
Hari/ tanggal : Senin s.d Kamis (14-17 desember 2015)
Waktu : Pukul 07.00- 12.00
Tempat : Lapangan SMA N 1 Rembang

G. PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan SMANSAR Cup ke 2 dibuka dengan kegiatan Jalan sehat pada hari jum’at tanggal 11 desember 2015. Kegiatan jalan sehat diikuti oleh seluruh civitas akademika SMA N 1 Rembang, baik Siswa, Guru maupun Karyawan. Kegiatan ini mengambil rute yakni dari SMA N 1 Rembang menuju Jembatan gantung di dusun Sumingkir, kemudian kembali lagi ke SMA N 1 Rembang. Selain untuk tetap menjaga kesehatan jasmani, kegiatan ini juga bertujuan untuk penyegaran dan menghilangkan penat setelah seminggu berkutat dengan kegiatan UAS. 

Adapun kegiatan inti SMANSAR Cup ke 2 yakni berupa kejuaraan pertandingan futsal putera dan puteri, dilaksanakan selama empat dari hari yakni dari hari senin sampai dengan kamis (14-17 desember 2015). Pelaksanaan ini meleset dari perencanaan awal yakni selama tiga hari. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa agenda mendadak, seperti adanya jalan sehat memeringati HUT PGRI dan Upacara bendera memeringati Hari Bayangkara.

Di hari pertama yang dilaksanakan pada Senin 14 desember 2015, diadakan babak penyisihan untuk futsal putera. Mengambil tempat di lapangan SMA N 1 Rembang, pertandingan pembuka mempertemukan antara Tim Guru SMANSAR dengan kelas XI IPA 1. Pertandingan yang berlangsung selama 2 x 10 menit itu berjalan sangat ketat. Jual beli serangan kerap terjadi. Sorak sorai dari kedua supporter tim mewarnai sepanjang laga. Hasil akhir, Tim Guru menang dengan skor 2-1. Dengan hasil tersebut , Tim Guru berhasil melenggang ke babak selanjutnya. Ditemani 11 Tim futsal putera lain yang dihari tersebut berhasil mengalahkan lawan-lawannya, yakni Tim kelas X5, XI IPA 3, XII IPS 1, XII IPA, X7, X3, XII IPS 3, XII IPS 2, X2, XI IPS 4, dan XII IPS 1

Di hari kedua, yang dilaksanakan pada Selasa 15 desember 2015 diadakan babak penyisian untuk futsal puteri. Pertandingan pembuka mempertemukan Tim guru dengan kelas X2. Karena adanya agenda, Tim Guru Puteri menyatakan mundur dari pertandingan. Dengan demikian, Tim X 2 secara otomatis dinyatakan menang WO (3-0) dan berhak untuk melaju kebabak selanjutnya. Dipertandingan lain, tim X5, XII IPS 2, X7, XII IPA 1, X8, XII IPA 2, X6, XI IPS 2, XII IPS 3, XII IPA 3, dan XI IPA 3 berhasil mengalahkan lawa-lawannya. Mereka pun berhak mendampingi Tim X 2 ke babak selanjutnya.

Berbeda dengan pertandingan hari pertama dan kedua, pertandingan di hari ketiga dilakukan secara bergiliran antara pertandingan futsal putera dan puteri. Sebanyak 12 pertandingan tersaji di hari ketiga, yang mempertemukan pemenang-pemenang pada babak penyisihan. Didapat 6 tim futsal putera yakni tim XI IPA 3, X5, XII IPA, XII IPS 3, XI IPS 2, dan XII IPS 1 yang berhak melaju ke babak berikutnya. Sedangkan untuk tim Puteri, yang berhasil melaju kebabak berikutnya adalah tim X2, XII IPS 2, XII IPA 1, XII IPA 2, XII IPS 3 dan XI IPA 3

Pada hari terakhir atau hari keempat, digelar partai perempat final, semi final dan final baik futsal putera maupun puteri. Setelah mengalahkan lawan-lawannya, akhirnya di partai final mempertemukan antara tim futsal putera X5 dengan XII IPS 1. Melalui pertandingan yang sengit, akhirnya Tim X5 mampu memenangi laga dengan skor 5-2. Sedangkan di pertandingan final puteri, tim XII IPA 2 berhasil keluar sebagai juara, setelah menaklukan perlawanan tim X2.

H. REALISASI PENGGUNAAN DANA
Realisasi penggunaan dana kegiatan SMANSAR CUP Ke 2 terlampir (lampiran 1)

I. KEPANITIAAN
Susunan panitia dan pendamping terlampir (lampiran 2)

J. HASIL

Melalui kegiatan SMANSAR CUP yang Ke 2 ini ,di dapat hasil yakni;
1. Terbentuknya 1 tim futsal putera dan puteri SMANSAR hasil seleksi dari kejuaraan di SMANSAR CUP Ke 2 yakni dari Tim kelas X5 (Putera) dan XII IPA 2 (Puteri) yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang kejuaraan baik futsal maupun sepakbola

2. Partisipasi Siswa aktif siswa untuk mengikuti kegiatan SMANSAR Cup ke 2 guna mengembangkan bakat dan minat dibidang olahraga yakni 75 %. 

K. HAMBATAN

Pelaksanaan SMANSAR Cup ke 2 ini masih belum optimal. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaanya, yang meliputi:

1. Adanya kegiatan yang bersifat tidak terduga dan mendadak, seperti kegiatan jalan sehat peringatan HUT PGRI dan Upacara bendera HUT Bayangkara berakibat pada pelaksanaan SMANSAR Cup ke 2 berjalan tidak sesuai dengan yang sudah terjadwal

2. Adanya kegiatan remidi pada sejumlah mata pelajaran tertentu berakibat pada kurang efisienya pelakasanaan SMANSAR Cup ke 2. Hal ini dikarenakan panitia harus menyeseuaikan kembali jadwal pertandingan tim yang sedang melaksanakan kegiatan Remidi

3. Kurang terkontrolnya jam masuk dan pulang sekolah berakibat pada kurang maksimalnya partisipasi siswa mengikuti SMANSAR Cup ke 2

4. Minimnya partisipasi Guru dalam keikutsertaan SMANSAR Cup ke 2 karena berbenturan dengan agenda guru 

L. SARAN

Berdasarkan hasil identifikasi dan evaluasi Panitia, terdapat beberapa saran agar pelaksanaan SMANSAR Cup kedepannya dapat berjalan lebih optimal, yakni:

1. Adanya sosialisasi secara lebih massif kepada Guru terkait dengan pelaksanaan SMANSAR Cup. Sehingga bisa menghindari adanya benturan dengan kegiatan Remidi

2. Adanya koordinasi secara intens dan pemantapan komitmen keikutsertaan Tim Guru dalam keikutsertaan SMANSAR Cup. Karena kekutsertaan Tim Guru dapat menarik antusiasme Siswa dalam mengikuti kegiatan SMANSAR Cup

3. Adanya control terhadap absensi jam masuk dan pulang sekolah oleh wali kelas

4. Adanya koordinasi antar panitia OSIS sehingga dapat mengatasi berbagai permasalahan yang ada secara lebih efektif dan efisien

M. PENUTUP

Demikian Laporan kegiatan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih, SMANSAR JAYA!

Rembang, 18 Desember 2015

Ketua OSIS                                             Ketua Pelaksana                                  Sekertaris



Aldiono                                                   Afdol Budiman                                     Vidayati

Mengetahui,

Kepala Sekolah                                                                                               Waka. Kesiswaan


Purwito,S.Pd                                                                                                     M. Aminudin,S.Pd









Read More

Contoh Proposal Liga Pendidikan Indonesia (LPI)


A. LATAR BELAKANG
Sepakbola merupakan olahraga paling popular di negeri ini. Tidak mengherankan jika tayangan sepakbola selalu menempati ranking atas tayangan televise. Tidak mengherankan pula jika Sepakbola mudah dijumpai, baik di kota maupun  pelosok desa. Baik yang dimainkan anak-anak maupun orang tua.
Sayangnya, Kecintaan masyarakat akan sepakbola tidak berbanding lurus dengan prestasi sepakbolanya, baik ditingkat Klub maupun Tim nasional. Minimnya prestasi sepakbola kita, salah satu penyebabnya adalah kurangnya kompetisi sebagai sarana pengembangan bakat sepakbola.
Minimnya kompetisi terutama pada Sepakbola level usia muda. Sehingga bakat-bakat Sepakbola pada level usia muda tidak terdeteksi dan kurang terwadahi.
Sekolah merupakan tempat bagi Siswa untuk memeroleh pendidikan, baik itu aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Selain itu, sekolah juga merupakan tempat pengembangan bakat dan minat siswa. Dengan demikian, keberhasilan Sekolah tidak hanya diukur dari angka kelulusan atau pencapaian pengetahuan kognitif semata. Melainkan juga , Prestasi siswanya baik dibidang akademik maupun non akademik. Prestasi menjadi gambaran akan kemampuan Sekolah dalam mengembangkan bakat siswanya
Dengan demikian, Sekolah
SMA Negeri 1 Rembang merupakan lembaga pendidikan yang bervisi yakni terwujudnya prestasi dibidang Iptek dan Imtak dengan berpijak pada budaya bangsa. Implikasinya, setiap program atau kegiatan sekolah baik kurikuler maupun non kurikuler harus sejalan dengan visi tersebut
Di Sekolah, Selain dibidang akademik, bakat yang perlu dikembangkan adalah dibidang non akademik. Salah satunya yakni bakat dibidang olahraga
Selama ini wadah untuk mengembangkan bakat dibidang olahraga di sekolah masih sangat terbatas.
Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 dan pembudayaan sikap sportif, OSIS SMAN 1 Rembang mengadakan kegiatan peringatan kemerdekaan yang bertema “AYO SPORTIF”.

B. LANDASAN KEGIATAN
Kegiatan mengikuti Kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tahun 2015 didasarkan pada:
1.    Surat Panitia Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Purbalingga No 02/Pan.LPI/Pbg/9/15.
2.    Program Kerja OSIS Tahun 2015 Bidang Seksi Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat

C. BENTUK DAN NAMA KEGIATAN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan dan jasmani olahraga dan kesehatan ini bernama Liga Pendidikan Indonesia (LPI)

D. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan mengikuti kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2015 ini bertujuan untuk :
1.    Mengembangkan minat, bakat dan potensi Siswa dibidang olahraga Sepakbola
2.    Meningkatkan prestasi Siswa dibidang non akademik
3.    Mengembangkan budaya sportifitas di kalangan Siswa
4.    Meningkatkan silaturahmi Siswa antar sekolah
5.    Melaksanakan program kerja OSIS SMAN 1 Rembang tahun 2015

E. PESERTA KEGIATAN
Peserta  kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) adalah  Civitas akademika SMA Negeri 1 Rembang Purbalingga yang memenuhi Persyaratan yang ditentukan yakni berjumlah  18 orang pemain dan 7 orang official

F. PELAKSANAAN 
Untuk mengikuti Kegiatan kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI), diadakan dua (2 ) kegiatan yakni:
1.    Pra pelaksanaan yakni berupa kegiatan Pemusatan latihan (Training centre) selama 5 hari
2.    Pelaksanaan yakni mulai tanggal 15-26 oktober 2015

G. PENDANAAN
Terlampir

H. PENUTUP
Demikian Proposal kegiatan ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaiamana mestinya. Terima kasih, SMANSAR JAYA!

Rembang 18 Oktober 2015

        
     Mengetahui,
Kepala Sekolah                       Waka. Kesiswaan                Pembina Sie Bidang


Purwito,S.Pd                           M. Aminudin,S.Pd               Adhi Isnanto, S.Pd
NIP.197409271999031004    NIP.197301242008011009     NIP.
Read More

9/28/2016

Contoh LAPORAN KEGIATAN LPI

A. LATAR BELAKANG
Sepakbola merupakan olahraga paling popular di negeri ini. Tidak mengherankan jika tayangan sepakbola selalu menempati ranking atas tayangan televise. Tidak mengherankan pula jika Sepakbola sangat mudah dijumpai, baik di kota maupun pelosok desa. Baik yang dimainkan anak-anak maupun orang tua. 
Sayangnya, Kecintaan masyarakat akan sepakbola tidak berbanding lurus dengan prestasi sepakbolanya, baik ditingkat Klub maupun Tim nasional. Minimnya prestasi sepakbola kita, salah satu penyebabnya adalah kurangnya kompetisi sebagai sarana pengembangan bakat pesepakbola. Terutama pada level usia muda. Akibatnya, bakat-bakat Pesepakbola pada level usia muda tidak terdeteksi, kurang terwadahi dan sulit berkembang 
Sekolah merupakan tempat bagi Siswa untuk memeroleh pendidikan, baik itu aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Selain itu, sekolah juga merupakan tempat pengembangan bakat dan minat siswa. Dengan demikian, keberhasilan Sekolah tidak hanya diukur dari angka kelulusan atau pencapaian pengetahuan kognitif semata. Melainkan juga , Prestasi siswanya baik dibidang akademik maupun non akademik. Prestasi menjadi gambaran akan kemampuan Sekolah dalam mengembangkan bakat siswanya
Dengan demikian, Sekolah dapat dijadikan sebagai salah satu wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat pesepak bola usia muda (siswa). Pengembangan bakat tersebut dapat melalui kegiatan kurikuler (pembelajaran olahraga) maupun non kurikuler atau ekstrakurikuler. 
SMA Negeri 1 Rembang merupakan lembaga pendidikan yang bervisi yakni terwujudnya prestasi dibidang Iptek dan Imtak dengan berpijak pada budaya bangsa. Implikasinya, setiap program atau kegiatan sekolah baik kurikuler maupun non kurikuler harus sejalan dengan visi tersebut
Pengembangan bakat sepakbola di SMA Negeri 1 Rembang selama ini hanya melalui jalur kurikuler yakni pembelajaran yang masuk dalam kurikulum dan kompetisi antar sepakbola antar kelas. Hal ini tentu sangat kurang untuk mewadahi dan mengembangkan bakat Sepakbola. Oleh karena itu, perlu adanya kompetisi di level yang lebih lanjut guna mengasah dan mengembangkan bakat siswa dibidang sepakbola. 
Berdasar latar belakang tersebut, maka SMA Negeri 1 Rembang ikut berpartisipasi dalam ajang kompetisi Liga Pendidikan Indonesia Tahun 2015


B. DASAR KEGIATAN
Kegiatan mengikuti Kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tahun 2015 didasarkan pada: 
1. Surat Panitia Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Purbalingga No 02/Pan.LPI/Pbg/9/15.
2. Program Kerja OSIS Tahun 2015 Bidang Seksi Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat

C. BENTUK DAN NAMA KEGIATAN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan dan jasmani olahraga dan kesehatan ini bernama Liga Pendidikan Indonesia (LPI). 

D. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan mengikuti kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2015 ini bertujuan untuk :
1. Mengembangkan minat, bakat dan potensi Siswa dibidang olahraga Sepakbola
2. Meningkatkan prestasi Siswa dibidang non akademik
3. Mengembangkan budaya sportifitas di kalangan Siswa
4. Meningkatkan silaturahmi Siswa antar sekolah
5. Melaksanakan program kerja OSIS SMAN 1 Rembang tahun 2015

E. PESERTA KEGIATAN
Peserta kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) adalah Civitas akademika SMA Negeri 1 Rembang Purbalingga yang memenuhi Persyaratan yang ditentukan yakni berjumlah 18 orang pemain dan 4 orang official

F. PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan Liga Pendidikan indonesia (LPI) tahun 2015 SMA Negeri 1 Rembang terdiri dari 2, yakni kegiatan Pra pelaksanaan dan Pelaksanaan.
1. Pra Pelaksanaan
Kegiatan pra pelaksanaan terdiri dari 2, yakni kegiatan seleksi pemain dan pemusatan latihan. Seleksi pemain dilaksanakan pada hari Jum’at 9 Oktober 2015 di GOR SMA N 1 Rembang. Kegiatan seleksi dilakukan oleh Bapak Adhi Isnanto, S.Pd dan FD Wuryantoro, S.Pd sebagai Guru olahraga sekaligus Pelatih tim LPI SMA N 1 Rembang. Dari hasil seleksi didapat 18 siswa yang masuk tim LPI SMA N 1 Rembang. 
Setelah diadakan seleksi, kemudian dilakukan pemusatan latihan selama empat hari, yakni sabtu, minggu, selasa dan jum’at (10,11,13, 16 Oktober 2015). Pada hari pertama latihan yakni sabtu 10 oktober 2015, agenda pemusatan latihan adalah latihan tekhnik dasar passing dan dribbling. Latihan ini bertempat di lapangan desa Bantarbarang. Pada hari kedua yakni minggu 11 oktober 2015, kegiatannya berupa sparing partner dengan Tim Gabungan kelas XII SMA N 1 Rembang. Bertempat di Lapangan desa Bantarbarang, kegiatan Sparing partner dimenangkan tim LPI SMA N 1 Rembang dengan skor 5-2. Selanjutnya pada hari ketiga yakni selasa 13 oktober 2015, kegiatannya berupa latihan tekhnik crossing dan heading. Kegiatan ini bertempat di lapangan SMA N 1 Rembang. Pada hari ketiga ini juga dilakukan checking akhir kelengkapan administrasi sebelum mengikuti pertandingan perdana LPI pada keesokan harinya. Latihan tambahan diadakan pada hari jum’at 16 oktober 2015 setelah dipastikan lolos kebabak selanjutnya paska memenangkan pertandingan perdana. Kegiatan latihan tambahan berupa strategi permainan defensif dan ofensif.

2. Pelaksanaan
Pertandingan perdana tim LPI SMA N 1 Rembang dilaksanakan pada hari Kamis 15 Oktober 2015 melawan tim SMA N 1 Kemangkon. Kick off Pertandingan dimulai pukul 11.30 wib dan berakhir pada pukul 13.00 Wib. Tim LPI SMA N 1 Rembang memulai laga dengan cukup meyakinkan. Berulang kali serangan yang dibangun tim SMA N 1 Rembang mampu menembus pertahanan tim SMA N 1 Kemangkon, namun belum berbuah gol. Hingga menit 30 skor tetap kacamata alias 0-0. Baru dimenit 40, tim SMA N 1 Rembang berhasil menjebol gawang lawan. Papan skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan Tim SMA N 1 Rembang. Keunggulan pun bertambah yakni di menit 44 atau tepat satu menit sebelum jeda babak pertama. Meski sudah unggul, Dibabak kedua tim SMA N 1 Rembang tidak mengendurkan serangan. Di babak kedua Tim SMA N 1 Rembang berhasil menjaringkan 3 gol tambahan. Sementara tim SMA N 1 kemangkon. Skor akhir 5-1 untuk kemenangan Tim SMA N 1 Rembang.
Setelah memenangkan di pertandingan pertama, Tim SMA N 1 Rembang berhak melaju ke babak selanjutnya. Pertandingan berikutnya tim SMA N 1 Rembang melawan tim SMK N 1 Bukateja. Pertandingan ini berlangsung pada hari sabtu 17 oktober 2015 dengan mengambil tempat di lapangan Penolih, Kaligondang. Pertandingan berlangsung ketat. Jual beli serangan silih berganti. Berawal dari kesalahan pemain belakang, Tim SMK N 1 Rembang berhasil unggul 1-0 di menit 30. Paska ketinggalan Tim SMA N 1 Rembang terus berupaya mengejar ketertinggalan. Namun hingga bapak pertama berakhir skor tetap 1-0 untuk keunggulan tim lawan. Alih-alih berusaha mengejar ketertinggalan, Tim SMAN 1 Rembang justeru kembali kebobolan di awal babak kedua. Baru pada menit ke 60 tim SMAN 1 Rembang berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Kelengahan lini pertahanan membuat tim lawan berhasil menambah 2 gol. Sementara tim SMA N 1 Rembang hanya mampu menambah 1 gol. Skor akhir pun 4-2 untuk kemenangan tim lawan yakni SMK N 1 Rembang. Dengan kekalahan tersebut, memastikan tim SMA N 1 Rembang gagal untuk melaju ke babak berikutnya. 
G. REALISASI PENGGUNAAN DANA
Realisasi penggunaan dana kegiatan Partisipasi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2015 (Terlampir)

H. HASIL
Melalui keikutsertaan SMA Negeri 1 Rembang pada kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2015 didapat hasil yakni:
1. Siswa mampu mengembangkan bakat di bidang sepakbola melalui pertandingan LPI tahun 2015
2. Siswa mampu menakar kelebihan dan kekurangan dalam permainan Sepakbola melalui hasil yang didapat, yakni menang 5-2 dan kalah 4-2
3. Terjalinnya silaturahmi dengan sekolah lain, yakni peserta LPI Tahun 2015
4. Terealisasinya program kerja OSIS tahun 2015 di bidang pembinaan bakat dan prestasi Siswa

I. HAMBATAN
Dalam pelaksanaan keikutsertaan Tim SMAN 1 Rembang terdapat beberapa hambatan yakni;
1. Persiapan waktu yang mepet membuat kesulitan untuk mengalokasikan waktu pemusatan latihan
2. Tidak adanya ekstrakurikuler sepakbola membuat kesulitan untuk melakukan seleksi pemain
3. Kurangnya disiplin pemain membuat pelaksanaan pemusatan latihan berjalan kurang optimal
4. Jeda waktu antar pertandingan yang terlalu singkat membuat persiapan untuk pertandingan berikutnya menjadi kurang optimal

J. SARAN
Berdasarkan pada permasalahan dan hambatan yang ada, terdapat beberapa saran:
1. Perlu adanya koordinasi antara Guru mapel olahraga yang tergabung di MGMP terkait pelaksanaan LPI agar ada waktu yang cukup untuk persiapan tim
2. Pembuatan komitmen dan tata tertib kepada para pemain yang berhasil terseleksi
3. Manajemen waktu dalam pembuatan jadwal pertandingan agar ada jeda waktu yang cukup antar pertandingan

L. PENUTUP
Demikian Laporan kegiatan ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaiamana mestinya. Terima kasih, SMANSAR JAYA!

Rembang 18 Oktober 2015




Mengetahui,


Kepala Sekolah Waka.                    Kesiswaan Pembina                         Sie Bidang



Purwito,S.Pd                                  M. Aminudin,S.Pd                          Adhi Isnanto, S.Pd








Read More